Teknik Penggabungan Tabel pada MySQL


     Sebelum membaca artikel yang saya tulis kali ini, ada baiknya kalian para pembaca blog saya untuk membaca terlebih dulu tentang MySQL. Di artikel sebelumnya, saya telah membahas mengenai MySQL dengan judul Tips Akses MySQL Secepat Kilat. Di kesempatan kali ini, kembali lagi saya akan menuliskan artikel yang tentunya masih berhubungan dengan MySQL, namun lebih ke arah salah satu tekniknya, dengan judul artikel Teknik Penggabungan Tabel pada MySQL.

     MySQL memiliki kemampuan untuk melakukan proses penggabungan dari dua tabel atau lebih yang berguna untuk mendapatkan informasi yang kita inginkan. Proses penggabungan tabel tersebut dinamakan JOIN. Dalam penggabungan dari dua tabel atau lebih ada syarat yang harus dipenuhi, yakni : 
 ·      Setiap kolom disebutkan dalam bentuk.
 ·      Tabel-tabel yang dilibatkan dalam query perlu disebutkan dalam klausa form dengan antar tabel dipisahkan oleh tanda baca koma.
      ·      Kondisi dalam WHERE menentukan jenis penggabungan tabel (join) yang akan terbentuk.

     Proses penghubungan tabel bisa kita lakukan dengan menggunakan pernyataan SELECT agar mencari data dari dua atau lebih tabel dalam sebuah database. Klausa ON bisa untuk mengurangi jumlah baris sedangkan klausa WHERE bisa mengurangi berapa banyak jumlah dari baris yang telah ada. Statement SELECT dapat mendeskripsikan suatu proses menghubungkan.
Berikut ini adalah beberapa tipe join yang telah tersedia dalam MySQL :
·      Inner Join
Inner join merupakan sebuah type hubungan yang bersifat default. Ini dispesifikasikan hanya baris-baris dari tabel yang sesuai dengan kondisi pada klausa ON yang akan ditampilkan. Sedangkan baris data yang tidak sesuai dengan kondisi tidak akan ditampilkan. Untuk menspesifikasikan hubungan ini digunakan keyword JOIN dan menggunakan keyword ON untuk mengidentifikasikan sebuah kondisi pencarian. 

Gambar 1. Contoh INNER JOIN


·      Full Outer Join
Hubungan dengan tipe data FULL OUTER JOIN merupakan cara menghubungkan baris-baris di dalam tabel dasar dengan spesifikasi kondisi hubungan, entah baris-baris yang diambil sesuai dengan kondisi hubungan atau tidak. FULL OUTER JOIN digunakan dalam konteks tidak ditemui oleh kondisi hubungan. Untuk itu, sebagai gambaran yang lebih jelas dalam menjalankan contoh statement FULL OUTER JOIN, Anda perlu mempunyai tabel-tabel yang datanya belum dihubungkan dengan data pada tabel lain
·      Left Outer Join
Ketika menghubungkan tabel dengan keyword JOIN, tabel akan dispesifikasikan sebagai tabel kanan dan tabel kiri. Tabel kiri adalah tabel yang letaknya di sebelah kiri keyword JOIN. Begitu pula sebaliknya, LEFT OUTER JOIN merupakan tipe hubungan yang menghasilkan data-data yangsesuai dengan kondisi ditambah dengan data-data yang tidak sesuai dengan kondisi yang berasal dari tabel sebelah kiri
·      Right Outer Join
RIGHT OUTER JOIN merupakan kebalikan dari tipe hubungan LEFT OUTER JOIN, yaitu menghasilkan baris-baris data yang sesuai dengan kondisi yang berada pada tabel sebelah kanan keyword JOIN
·      Cross Join
Cross Join merupakan bentuk penggabungan yang paling sederhana. Dengan cross join ini kita tidak diharuskan menulis klausa WHERE dan suatu kondisi pencarian. Hasil dari tipe hubungan cross join ini adalah setiap baris yang terletak di bagian tabel kiri yang ajan terhubung dengan setiap baris yang terletak di bagian tabel kanan. Jumlah dari baris hasil query sendiri yang dimaksud adalah hasil dari perkalian jumlah baris pada tabel kiri dengan tabel di kanan.

Gambar 2. Contoh CROSS JOIN (bagian 1)

Gambar 3. Contoh CROSS JOIN (bagian 2)


·      Straight Join
Operator STRAIGHT JOIN sebenarnya memiliki fungsi yang hampir mirip dengan cross join, yaitu menampilkan dua tabel atau lebih yang memiliki relasi atau hubungan. Yang membedakan operator straight join dengan cross join adalah bahwa pada straight join anda tidak dapat menggunakan pernyataan berkondisi.

Gambar 4. Contoh STRAIGHT JOIN (bagian 1)

Gambar 5. Contoh STRAIGHT JOIN (bagian 2)


·      Natural (Right, Left, Outer) Join
Operator terakhir dari keluarga JOIN adalah NATURAL. Fungsi operator ini adalah mempersingkat dan menggabungkan beberapa operator JOIN yang ada. Jadi, apabila kita memiliki beberapa kondisi dan kasus yang kompleks, anda dapat menggunakan operator ini sebagai penghubung.


Cukup sekian dan terima duit. Eh, maksudnya cukup sekian dan terima kasih, maaf khilaf, lagi KanKer (kantong kering). *maaf, malah curhat -_-
 Semoga ilmu yang saya bagikan dapat bermanfaat untuk kalian para pembaca blog saya dimanapun kalian berada, entah di dunia atau di akhirat.